“Mewujudkan Budaya Positif Melalui Kelas Impian
dan Keyakinan Kelas”
Oleh:
Nurul Qomariyah
Calon
Guru Penggerak Angkatan 7 Kabupaten Jepara
Assalamu’alaikum
warohmatullaahi wabarokaatuh
Salam
dan Bahagia Bapak/Ibu guru hebat.
Pada
kesempatan ini saya akan memaparkan tugas berbagi aksi nyata Modul 1.4 Budaya
Positif pada Program Guru Penggerak Angkatan 7.
A.
Latar
Belakang Aksi Nyata:
Budaya
positif adalah keyakinan dan nilai yang disepakati yang menjadi kebiasaan yang
akan dilakukan dalam waktu lama. Dalam menerapkan budaya positif dapat
meningkatkan kesadaran dan kenyamanan murid dalam bergerak aktif dan berpusat
pada murid.enyamanan kelas adalah hal yang sangat penting dalam pembelajaran.
Kenyamanan kelas dapat diwujudkan melalui kelas impian dan keyakinan kelas.
Kelas impian adalah bentuk ekspresi murid terhadap lingkungan belajar yang
mereka inginkan. Untuk mewujudkan kelas impian dapat melalui penerapan budaya
positif dengan menyusun keyakinan kelas. Keyakinan kelas adalah salah satu
disiplin positif yang bisa diterapkan dalam membangun budaya positif. Keyakinan
kelas berisi nilai-nilai kebajikan universal. Dalam penyusunan keyakinan kelas
dengan melibatkan murid melalui diskusi kelas. Dengan demikian diharapkan akan
muncul motivasi instrinsik dalam diri murid agar bertanggung jawab dan komitmen
dalam melaksanakan keyakinan kelas, bukan sekedar untuk menghindari hukuman melainkan
paham akan manfaat melaksanakan keyakinan kelas untuk dirinya sendiri maupun
orang lain.
B.
Tujuan
Aksi Nyata:
Adapun
tujuan aksi nyata yang dilakukan CGP adalah sebagai:
1. Mewujudkan
pembelajaran yang berpihak pada murid
2. Mewujudkan
kelas impian melalui keyakinan kelas
3. Menerapkan
budaya positif baik di kelas maupun sekolah
4. Menumbuhkan
karakter Profil Pelajar Pancasila
C.
Tolok
Ukur Aksi Nyata:
Untuk
melihat keberhasilan dari tindakan yang dilakukan ini, maka hal yang akan
menjadi tolok ukur keberhasilannya adalah sebagai berikut:
1. Terwujudnya
kelas impian dengan murid mampu membuat keyakinan kelas sesuai nilai-nilai
kebajikan universal.
2. Tercapainya
budaya positif baik di kelas maupun sekolah
3. Terwujudnya
karakter Profil Pelajar Pancasila.
D.
Linimasa
Tindakan Aksi Nyata:
Adapun
linimasa tindakan aksi nyata sebagai berikut:
1. Melakukan
perencanaan pelaksanaan aksi nyata modul 1.4 tentang mewujudkan budaya positif
dengan keyakinan kelas.
2. Mengomunikasikan
perencanaan dengan kepala sekolah, rekan guru sejawat, tenaga kependidikan dan murid
tentang penyusunan keyakinan kelas dan kegiatan diseminasi Budaya Positif.
3. Melaksanakan
tindakan aksi nyata 1.4 budaya positif di kelas X
4. Melakukan
evaluasi dan refleksi kegiatan aksi nyata.
5. Melakukan
publikasi pelaporan hasil kegiatan tindakan aksi nyata serta diseminasi
terhadap rekan sejawat.
E.
Dukungan
yang dibutuhkan:
Dukungan yang dibutuhkan dalam melakukan aksi
nyata sebagai berikut:
- Dukungan dari Kepala Sekolah berupa bimbingan
dan arahan dari Kepala Sekolah serta memberikan ijin untuk melakukan diseminasi
Budaya Positif.
- Kolaborasi Rekan Sejawat berupa kesediaan
rekan sejawat hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan diseminasi
- Peran Serta Aktif Murid dengan memberikan
pendapatnya dalam penyusunan keyakinan kelas dan kontribusi murid dalam
pelaksanaan keyakinan kelas untuk mewujudkan Budaya Positif.
- Kerjasama Orangtua untuk senantiasa
memberikan dukungan berupa kolaborasi bersama guru dalam membentuk karakter
murid sesuai profil pelajar pancasila.
F.
Deskripsi Aksi Nyata:
Kegiatan aksi nyata modul 1.4 tentang Budaya Positif dalam upaya pemenuhan tugas LMS pada Pendidikan Guru Penggerak diawali dengan tahap perencanaan. Adapun yang dilakukan dalam tahap perencanaan yaitu menyusun strategi dan materi yang akan dijelasan kepada murid tentang konsep inti budaya positif sebagai pemahaman awal untuk penyusunan keyakinan kelas. Adapun kegiatan selanjutnya yaitu mengkomunikasikan perencaan yang sudah disusun kepada Kepala Sekolah, rekan sejawat dan murid. Dalam tahap ini dilakukan koordinasi dengan kepala sekolah tentang permohonan ijin dalam pelaksaan diseminasi budaya positif dan akhirnya diperoleh kesepakatan untuk pelaksanan diseminasi pada Hari Kamis, 26 Januari 2023. Tahap berikutnya yaitu berkoordinasi dengan tenaga kependidikan membuat surat undangan acara Diseminaisi Budaya Positif” kepada rekan sejawat. Berkoordinasi sesama rekan CGP angkatan 7 SMA Islam Sultan Agung 2 Kalinyamatan Jepara untuk menyusun bahan presentasi diseminasi dengan aplikasi canva. Tahap berikutnya yaitu pelaksanaan tindakan aksi nyata budaya positif dengan membentuk keyakinan kelas bersama murid, dimana murid mencurahkan pendapat dan dibawah bimbingan guru diajak untuk menyusun keyakinan kelas agar terciptanya kenyamanan dalam belajar. Dalam pembentukan keyakinan kelas saya menggunakan dua metode yaitu dengan kertas pos it (sticky note) dan menggunakan aplikasi padlet. Hal ini diterima dan dilakukan dengan baik dan antusias oleh murid dan guru. Respon murid setelah terbentuknya keyakinan kelas yaitu murid menjadi lebih mudah dikondisiskan karena muncul motivasi instriksik pada diri murid. Kegiatan berikutnya yaitu Diseminasi budaya positif yang dilaksanakan pada Hari Kamis, 26 Januari 2023 di ruang Aula SMA Islam Sultan Agung 2 Kalinyamatan yang dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut berisi tentang pemaparan konsep inti dari budaya positif yaitu disiplin positif, nilai-nilai kebajikan universal, teori motivasi, hukukan dan penghargaan, restitusi, keyakinan kelas, kebutuhan dasar manusia, lima posisi kontrol dan segitiga restitusi.
G.
Refleksi
Aksi Nyata:
Adapun refleksi dalam aksi nyata yang telah
dilakukan yaitu sebagai berikut:
- Kreativitas ide murid dapat tersalurkan
- Murid lebih mudah dikondisikan karena muncul motivasi intrinsik
- Guru juga ikut menjalankan keyakinan kelas
sehingga tidak ada kesenjangan antara guru dan murid
- Adanya perbedaan karakteristik murid sehingga
guru harus lebih bisa memahami kondisi murid jangan memaksa murid harus sama.
- Perlu adanya pembiasaan, keteladanan, konsistensi serta kedisiplinan dari seluruh warga kelas termasuk guru dalam menjalankan keyakinan kelas
H.
Rencana
perbaikan dan perencanaan pengembangan:
- Melakukan persiapan yang lebih matang dan
terstruktur
2. Mengagendakan untuk tak henti-hentinya mensosialisasikan budaya positif kepada seluruh warga sekolah sesuai kapasitas yang dimiliki oleh Guru Penggerak
3. Mengintensifkan komunikasi, kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan sekolah.
4. Menerima inspirasi dan aspirasi murid serta rekan sejawat dalam segala hal untuk perbaikan dimasa yang akan datang.
I.
Dokumentasi
Berikut merupakan dokumentasi kegiatan Modul
1.4 Budaya Positif yang telah saya lakukan disekolah:
Link Praktik Segitiga Restitusi:
https://drive.google.com/file/d/1opCkH68XY2NxreAWXZnp0OL0_nxMnQJL/view?usp=sharing
Video
dan foto pembentukan keyakinan kelas:
Link Diseminasi Aksi Nyata Modul 1.4 Budaya Positif:
Bapak Ibu dan rekan-rekan hebat semua, setelah menyimak dokumentasi Aksi Nyata Budaya Positif, tanpa mengurasi rasa hormat mohon berkenan memberikan umpan balik pada link berikut:
https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/216519?from=share
Demikian Aksi Nyata Modul 1.4 Budaya Positif yang telah saya lakukan, atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terimakasih.
Salam dan bahagia Bapak dan Ibu Guru hebat.
Salam Guru Penggerak Tergerak, bergerak dan menggerakkan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.